MEXIN TV, Larantuka - Komandan Kodim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P Pimpin Anggotanya mengikuti kegiatan Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kalimaya TA. 2021 yang diselenggarakan oleh Polres Flotim di Lapangan Apel Polres Flotim, Kelurahan Amakarpati, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flotim, Pada Rabu. (05/05/2021) Pukul 16 : 00 Wita.
Apel ini diadakan secara serentak di seluruh Indonesia yang melibatkan ribuan personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan jalannya Lebaran 2021 di seluruh pelosok Indonesia.
Setidaknya, Gelar Apel pada hari ini ada 100 Personlia lebih diterjunkan dari aparat gabungan TNI / Polri, Dinas Perhubungan, Pol PP dan Instansi terkait lainnya.
Inspektur Apel, Agustinus Payong Boli S.H MH, Wakil Bupati Flotim, membacakan Amanat Kapolri, Jendral Polisi Prof Listyo Sigit Prabowo
"Marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk hadir dalam rangka Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 yang diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Lanjut, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun saräna prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya. Peserta Apel Gelar Pasukan, hadirin, dan tamu undangan yang saya hormati, Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.
Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 H.
Meskipun begitu, keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik sulit untuk ditahan. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, apabila Pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang. Namun setelah diumumkannya larangan mudik, masih terdapat 7% atau 17,5 juta orang yang akan melaksanakan mudik. Oleh karena itu, kegiatan Operasi Ketupat-2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi "Salus Populi Suprema Lex Esto".
Komandan Kodim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P menyampaikan, merupakan harapan seluruh masyarakat agar perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H. TA. 2021 dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan Operasi Ketupat TA. 2021 dilakukan sebagai antisipasi agar pelaksanaan hari raya menjadi aman, Damai dan lancar.
“Kami mengerahkan pasukan membantu pelaksanaan Operasi Ketupat TA. 2021 bersama Polres Flotim, dalam mengamankan pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1442 H. Petugas keamanan gabungan mengemban tugas untuk kelancaran lalu lintas dan pengamanan tempat ibadah. Pengamanan yang melekat kepada masyarakat dilakukan untuk melancarkan pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1442 H.
Selain itu, para petugas keamanan juga turut menghimbau tentang Kamtibmas agar masyarakat selalu wasapada dan antisipasi saat bepergian memastikan di rumah telah aman dengan mengecek kompor dan aliran listrik dan sebagainya,” kata Dandim.1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan,S.T..(MEXIN)


