Flotim,MEXIN TV ONLINE-Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P Menyatakan Untuk meyakinkan masyarakat Kabupaten Flotim bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Flotim menjadi Pelopor melakukan vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Flotim. Penyuntikan vaksin ini dilaksanakan di Aula Sekertaris Daerah Flores Timur Kabupaten Flotim.." pada Rabu, (03/02/2021)
Pada pelaksanaan seremonial vaksinasi Covid-19 di Kab.Flotim diikuti oleh sejumlah pejabat publik di Kab. Flotim, diantaranya.
1. Bupati Flotim : Antonius Hubertus Gege Hadjon, S.T
2. Wakil Bupati Flotim : Agustinus Payong Boli, S.H
3. Ketua DPRD Flotim : Robertus Rebon Kereta S.T
4. Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T., M.I.P
5. Kapolres Flotim : AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S. Ik
6. Ketua Pangadilan Negeri Kab. Flotim : Dr. Rightmen M.S Situmorang S.H., M. Hum.
7. Kajari Kab. Flotim : Bayu Setyo Pratomo S.H., M.H
8. Sekda : Paulus Igo Geroda, S.Sos, M.Ap
9. Kadis Kesehatan : dr. Agustinus Ogie Silimalar
10. Ketua Pengadilan Agama Kab. Flotim : Adam
Dalam kegiatan penyuntikan Vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac di Aula Sekertaris Daerah. Oleh dr. Januar Roya Gara Ama SP. PD. dan dibantu oleh 20 orang tenaga kesehatan yang dibagi dalam 4 meja tahapan Vaksinasi.
Pelaksanaan vaksinasi melalui beberapa tahap yaitu tahap pendaftaran tahap skrening, tahap penyuntikan Vaksinisasi, tahap observasi dan terakhir yaitu peserta menunggu selama 30 menit untuk mengetahui efek Vaksinisasi yang telah disuntikkan.
"Yang saya rasakan saat ini tidak ada perubahan yang signifikan di tubuh saya, tidak sakit di suntik vaksin rasanya sama seperti disuntik vaksin yang lain," Kata
Dandim setelah selesai divaksinasi Kita sebagai garda terdepan bersama Forkompinda Flotim wajib memberi contoh lebih dulu. Dengan begitu, masyarakat akan percaya terhadap vaksin tersebut. Serta tidak ada keraguan ketika masyarakat mulai divaksin,” Ujar Dandim
Penyuntikan vaksin ini dilakukan untuk membentuk imun tubuh lebih kebal terhadap Virus Corona, namun suntik vaksin harus dilakukan sebanyak 2 kali. Setelah suntik pertama ini dilakukan kembali dalam pekan depan suntik tahap kedua.
"Karena setiap orang yang telah melakukan vaksin tahap pertama, belum tentu ada jaminan bahwa orang tersebut bakal kebal. Mengingat vaksin tahap kedua belum dilakukan," ungkapnya.
"Sebagai aparat keamanan negara, Dandim menyatakan bahwa Kodim 1624/ Flotim siap membantu proses pengamanan vaksin Covid-19. Mulai dari mendukung pengamanan hingga sosialisasi kepada masyarakat" tegasnya.
"Ia berharap proses vaksinasi bisa berjalan lancar hingga ke masyarakat. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun" pungkasnya..(MEXIN)


