Flotim, MEXIN TV ONLINE - Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flotim beberapa waktu lalu mengakibatkan banjir dan memutuskan salah satu jembatan yang menjadi akses penghubung antara Kecamatan Adonara Tengah dengan Kecamatan Adonara Barat Kabupaten Flotim.
Guna menanggulangi hal tersebut, pada Selasa (06/04/2021) secara sigap personel dari Koramil 1624-02/Adonara Kodim 1624/Flotim yang dipimpin oleh Babinsa Koptu Daud Ali bersama anggota Babinsa membantu warga membangun jembatan darurat terbuat dari kayu dan batang bambu agar akses transportasi warga di kedua Kecamatan tersebut dapat normal kembali.
Komandan Koramil 1624-02/Adonara, Kapten Inf Achmad Satyadi Jatmiko, mengungkapkan, pembuatan jembatan darurat tersebut dibuat dari bahan seadanya seperti batang pohon bambu dan kayu yang mudah didapat di lingkungan sekitar.
“Jembatan yang dibangun tersebut merupakan salah satu akses yang menghubungkan dua Kecamatan di Kecamatan Adonara Tengah dan Kecamatan Adonara Barat yang sbelumnya rusak akibat diterjang banjir”, ujar Achmad
Dikatakan Kapten Inf Achmad, keberadaan jembatan tersebut cukup vital bagi masyarakat kedua Kecamatan tersebut, bukan hanya untuk menghubungkan akses warga masyarakat, namun juga digunakan sebagai akses mengangkut hasil pertanian masyarakat.
“Diharapkan jembatan darurat ini dapat membantu masyarakat baik untuk akses warga masyarakat antar kedua Kecamatan, maupun untuk akses mengangkut hasil bumi warga agar perekonomian masyarakat tidak terganggu”, pungkasnya.
Kami anggota koramil 02/Adonara, Koptu David dan rekan-rekan bersama warga melanjutkan kegiatan karya bhakti pembuatan jembatan darurat agar bisa dilewati oleh warga “, katanya.
Lebih lanjut, kemarin jembatan bisa dilewati oleh Kendaraan Roda 2 (dua) dan Roda 4(Empat) tapi kali ini kami membuat jembatan darurat menggunakan pohon bambu dan papan dari pohon kelapa hanya bisa di lewati dengan jalan. Kaki”, ungkapnya.
”Kami berharap kepada pemerintah setempat agar segera membangun kembali jembatan agar bisa di akses oleh warga tanpa ada kendala. Karena jembatan tersebut adalah akses utama untuk melancarkan perekonomian warga dan akses anak – anak yang akan pergi sekolah, ” Koptu David.""...(MEXIN)


